Centos Server

Membuat Cache DNS

linux-training1.bmp

Sering kita mendengar “Eh masukin DNS nya yang punya google aja 8.8.8.8” . Kenapa kita menggunakan 8.8.8.8 tersebut sebagai IP Dns kita?

Ternyata 8.8.8.8 tersebut adalah IP DNS Cache dari google. Google membagun server DNS untuk melakukan Caching terhadap seluruh domain yang ada di Internet.

Cache DNS adalah sebuah server DNS yang berfungsi untuk melakukan pencatatan seluruh alamat web yang ada di internet. Sehingga ketika kita mengisi 8.8.8.8, maka seluruh alamat web pun akan dikenali. Ketika DNS Cache ini dijalankan, maka dia akan melakukan record seluruh alamat web.

Sekarang kita akan membuat Cache DNS sendiri seperti layaknya google tadi. Tentu dengan menggunakan IP Lokal kita. Disini saya mengkondisikan:

IP server : 192.168.1.10/24
Gateway : 192.168.1.1
Status : Connected to the Internet
OS     : Centos 6.5 x86_64

1. Install Paket bernama unbound
# yum install unbound

2. Lalu edit file unbound.conf dan tambahkan pada bagian bawah baris:
# nano /etc/unbound/unbound.conf

interface: 192.168.1.10
do-ip4: yes
do-udp: yes
do-tcp: yes
logfile: /var/log/unbound
hide-identity: yes
hide-version: yes
access-control: 0.0.0.0/0 allow
forward-zone:
name: “.”
forward-addr: 8.8.8.8
forward-addr: 8.8.4.4

dari hasil konfigurasi diatas, server kita yakni 192.168.1.10 akan melakukan pengambilan cache dari dns google. Cara ini lebih simple ketimbang kita harus melakukan record langsung ke seluruh domain yang ada di internet. Dengan cara ini juga, waktu yang dibutuhkan untuk pengambilan record jadi lebih cepat.

3. Buat PID untuk menjalankan service unbound
# mkdir /var/run/unbound/
# touch /var/run/unbound/unbound.pid
# echo “1153” > /var/run/unbound/unbound.pid

4. Setelah itu restart service unbound nya
# service unbound restart

5. Dari sisi client isilah DNS nya dengan IP Server kita

membangun cache dns, membangun, cache, dns, membuat cache dns, membuat dns cache, membangun dns cache, membangun caching dns, caching, membuat caching dns, membangun, caching, name server, caching name server, name, server, centos, unbound,membangun cache dns dengan unbound, membuat cache dns dengan unbound, dengan, centos caching dns, caching dns centos, cache dns centos, caching dns linux, caching name server centos
membangun cache dns, membangun, cache, dns, membuat cache dns, membuat dns cache, membangun dns cache, membangun caching dns, caching, membuat caching dns, membangun, caching, name server, caching name server, name, server, centos, unbound,membangun cache dns dengan unbound, membuat cache dns dengan unbound, dengan, centos caching dns, caching dns centos, cache dns centos, caching dns linux, caching name server centos

Lalu lakukan test ping dari client ke internet

membangun cache dns, membangun, cache, dns, membuat cache dns, membuat dns cache, membangun dns cache, membangun caching dns, caching, membuat caching dns, membangun, caching, name server, caching name server, name, server, centos, unbound,membangun cache dns dengan unbound, membuat cache dns dengan unbound, dengan, centos caching dns, caching dns centos, cache dns centos, caching dns linux, caching name server centos
membangun cache dns, membangun, cache, dns, membuat cache dns, membuat dns cache, membangun dns cache, membangun caching dns, caching, membuat caching dns, membangun, caching, name server, caching name server, name, server, centos, unbound,membangun cache dns dengan unbound, membuat cache dns dengan unbound, dengan, centos caching dns, caching dns centos, cache dns centos, caching dns linux, caching name server centos

 

Sekian Tutorial tentang Cache DNS, semoga bermanfaat dan share kepada teman-teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait